Sabtu, 24 Agustus 2013

TIPS

PENGATASAN MUKE BERJERAWAT
  • putih telur + air jeruk nipis >>> campur
  • oleskan dimuke >>> kering
  • bilas

Rabu, 22 Februari 2012

biografi UN'8'U band

 
Ungu adalah grup musik Indonesia yang beranggotakan Pasha (penyanyi), Makki (bass), Enda (gitar), Oncy (gitar), dan Rowman (drum). Sampai tahun 2007 mereka telah menghasilkan 4 album dan 2 album mini.  Ungu terbentuk tahun 1996. Motor pembentuknya adalah Ekky (gitar) dan saat itu vokalisnya adalah Michael, sedangkan drum dipegang oleh Pasha Van derr Krabb. Tahun 1997, saat Ungu hendak manggung, Pasha Van derr Krabb 'menghilang' dan posisinya digantikan oleh Rowman. Enda yang sebelumnya adalah roadies-nya Ekky juga ikut bergabung dengan Ungu.  Tahun 2000, Ungu mulai mempersiapkan album pertama mereka, yang akhirnya dirilis 6 Juli 2002 bertajuk Laguku. Sebelumnya, Ungu ikut mengisi 2 lagu di album kompilasi Klik bersama Lakuna, Borneo, Piknik, dan Energy. Ke dua lagu tersebut adalah "Hasrat" dan "Bunga". Single pertama album ini, "Bayang Semu" menjadi original soundtrack sinetron ABG (RCTI). Meski terbilang sukses, album ini baru mendapat Platinum Award setelah hampir 2 tahun album ini dirilis.  Saat hendak masuk dapur rekaman untuk album kedua, Ekky memutuskan keluar. Oncy yang saat itu baru keluar dari Funky Kopral dipilih untuk menggantikan Ekky. Album kedua Ungu Tempat Terindah dirilis Desember 2003. Album ini menjagokan "Karena Dia Kamu" sebagai single pertama dan "Suara Hati" dipilih sebagai single kedua. Baru empat bulan dirilis, penjualannya telah mencapai 80.000 (delapan puluh ribu) kopi. Jumlah yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan album pertama yang 'telah' mendapatkan platinum (150.000 kopi) dalam hitungan waktu satu setengah tahun.[1]  Pada tahun 2005, Ungu menjadi salah satu artis yang berkolaborasi dengan Chrisye di album terbaru Chrisye, "Senyawa".  Album Melayang dirilis Desember 2005. Di albumnya yang ketiga dengan single "Demi Waktu", Ungu mendapat double platinum.[2] Dengan hits Demi Waktu mengantarkan Ungu jadi MTV Exclusive Artis di bulan Desember 2005. Gaung "Demi Waktu" merambah negeri Jiran, Malaysia. Empat perusahaan label berebut untuk mendapatkan hak edar di sana. SRC, perusahaan yang menaungi Siti Nurhaliza akhirnya keluar sebagai pemenang.[3]  Ungu mengeluarkan sebuah mini album untuk menyambut Ramadhan 1427 H bertajuk SurgaMu yang dirilis September 2006.[4] Hanya dalam tempo sepuluh hari sejak rilis mini album SurgaMu, telah terjual sebanyak 150 ribu keping.[5] Bahkan Wakil Presiden Yusuf Kalla memberi penghargaan 'Inspiring' atas album religi SurgaMu. Sayangnya, saat hendak menerima penghargaan di istana Wapres, Ungu yang mengenakan setelah jas yang dipadu celana jeans ditolak masuk ke dalam istana, dengan alasan pakaian yang tak sesuai dengan protokoler istana.[6]  Dalam Penghargaan MTV Indonesia 2006, Ungu masuk dalam 3 nominasi, yaitu Most Favorite Group/Band/Duo, Best Director "Demi Waktu" Abimael Gandy, dan Video of the Year "Demi Waktu".[7]  Ungu dengan dukungan "A Mild Live Productions" dan "Trinity Optima Production" membuat buku biografi. Buku yang diberi judul "A Mild Live Ungu Book Magazine" itu diluncurkan pada Kamis, 10 Mei 2007, di Jakarta.[8] Dicetak sebanyak 40 ribu eksemplar, buku tersebut memuat biografi masing-masing personel, diskografi Ungu, foto-foto, dan bahkan chord lagu-lagu Ungu.[9]  Ungu juga sering terlibat dalam pembuatan album soundtrack. Ungu pernah menyumbangkan lagu untuk film Buruan Cium Gue yang dilarang edar. Ungu pun menyumbangkan 3 buah lagu untuk film Coklat Stroberi yakni dua lagu baru, "Disini Untukmu" dan "Sahabatku", serta mengikutkan lagu "Berjanjilah" dari album ketiga mereka Melayang.[10]  Dalam ajang "SCTV Music Awards 2007" di Balai Sidang Jakarta (JHCC), Ungu mendapat 4 kemenangan. Album SurgaMu yang diproduseri Trinity/Prosound membawa Ungu menjadi penerima penghargaan 'Album Religi', 'Lagu Paling Ngetop' dan 'Video Klip Paling Ngetop' untuk lagu "Andai Kutahu". Sedangkan Melayang dengan lagu andalan "Tercipta Untukmu" memenangkan kategori 'Album Pop Rock Duo/Grup'.[11]  Ungu kembali merilis album reguler keempatnya bertajuk Untukmu Selamanya. Album ini di-launching di empat negara sekaligus, yaitu 9 Agustus 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Agustus 2007 di Singapura, 12 Agustus 2007 Hongkong dan puncaknya 15 Agustus 2007 di Jakarta, Indonesia. Lagu andalan dalam album ini antara lain, "Kekasih Gelapku", "Cinta dalam Hati", "Apalah Arti Cinta" dan "Ijinkan Aku".[12]  Menyambut Ramadhan 1428 H, Ungu merilis album religi lagi yang berbentuk mini album bertajuk Para Pencari-Mu. Dalam album ini Ungu berkolaborasi dengan ustad Jeffry Al Buchori.[13] Album ini hanya berisi lima lagu, yaitu "Para PencariMu", "Sembah Sujudku", "Surga Hati", "Sesungguhnya", dan "Tuhanku". Sebelum mini album ini dirilis, tiga dari lima lagu telah terpilih sebagai soundtrack sinetron religi yang tayang selama Bulan Ramadhan.[14]  Ungu kembali meraih penghargaan untuk kategori 'Band Ngetop' di ajang SCTV Music Awards 2007, yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2007. Dalam ajang itu, Ungu berhasil menyisihkan grup band lainnya, seperti Ada Band, Peterpan, Radja, dan pendatang baru yang mendadak populer, Kangen Band. Pada tahun 2007, Ungu bersama Samsons dan Naff, dijuluki 'The Rising Star' band oleh penyelenggara konser musik akbar Soundrenaline, A Mild Live Productions dan Deteksi Productions, juga oleh raksasa label rekaman Musica Studio

wew

Cinta Monyet

Memory Mei 23rd, 2011

Emang monyet bisa jatuh cinta yah? Menurut teori Darwin sih kita ini kan berasal dari nenek moyangnya monyet? (eh ogah banget yah disamain sama monyet!)
Terus kenapa di sebut cinta monyet? Hmm..mungkin karena, kalau kita ketemu sama orang yang kita sukai waktu masih abg dulu suka garuk-garuk nggak jelas ya? sama seperti yang monyet lakukan, padahal nggak ada yang gatel, cuma karena grogi jadinya aja semua di garuk..hahaha (nggak nyambung banget deh)
Ya udahlah, aku pengen cerita aja, kisah cinta monyetku dahulu kala, pada jaman itu.. *halah*. Jadi begini ceritanya, aku ngerasa mulai suka sama seseorang atau lawan jenis alias cowok itu kira-kira umur 10 tahun. Dia adalah teman sekelasku waktu SD, namanya? Nggak usah disebutin ah namanya nanti orangnya baca, kan malu :D, lagian bukan temen SD ini yang bakal aku ceritain :P
Waktu masuk SMP, yang mendaftarkan sekolah adalah Oomku, jadi aku nggak pernah tau, gimana rasanya jadi siswa baru di SMP, mendaftar, ikut Mos, ataupun kegiatan lain. Tiba-tiba, aku dikasih seragam dan kelas untuk belajar. Iya..karena pas pendaftaran masuk SMP, aku lagi mengunjungi keluarga dari ibuku di Bantul, Jogja selama hampir 2 minggu. Tapi untungnya banyak temen-temen semasa SD yang masuk sekolah yang sama denganku, juga beberapa teman dari SD tetangga yang kebetulan pernah mengikuti Pesantren Kilat ataupun Pramuka (kegiatan berkemah) disekolahku juga, sudah ada beberapa yang kenal, jadi nggak berasa asing banget.
Saat kelas satu, aku jatuh cinta sama monyet eh maksudnya sama salah satu cowok di sekolahku itu, anak kelas 1D, aku sendiri di kelas 1B. Namanya Dwi Antoro yang pernah aku ceritain di sini nih :D, alasannya? Nggak ada alasan sih sebenernya, kalau suka yah suka aja namanya juga anak abegeh gitu loh..hehehe :D. yah, selain tampangnya yang unyu-unyu kalau dibahasakan dengan anak jaman sekarang, dia ini cool abiiiiiis deh..hihi.
Tapi setelah aku kelas 2 dan Dwian nggak diketahui rimbanya dimana? Aku berpaling kepada cowok lain, yang nggak kalah cakepnya namanya Fe (nama disamarkan, ini lebih bahaya kalau tuh orang baca blogku ini..jiahh), dan kelebihan dari cowok gebetan baruku ini adalah jelas dia lebih smart dari Dwian. Kenapa aku bilang gebetan? Karena memang semasa sekolah aku belum boleh pacaran sama ibuku
Hmm.. jadi inget kejadian di angkot kemarin waktu aku pulang kerja, dimana anak-anak SMP udah nggak malu lagi pacaran di tempat umum, bayangin yah, didalam angkot mereka berani berpelukan mesra, saling mengelus pipi, merapatkan badan, berpegangan tangan, dan sebagian di waktu magrib terlihat mojok di warung di pinggir jalan, Masya Allah.
Namanya gebet-gebetan waktu SMP, masih ABG nan labil banget. Hal seperti itu sudah dibawa perasaan, jealous-jealousan, seakan-akan udah pacaran aja, tapi salah cowoknya juga sih, kok dia mau aku kerjain hahaha. Waktu SMP entah kenapa aku paling seneng ngerjain orang, suka titip-titip salam, namanya anak SMP, kalau titip salam begitu disangkanya udah suka terus di tanggapin dengan serius, suka menjodoh-jodohkan teman, bikin orang-orang itu pada salah tingkah sama kelakuanku. Mungkin ini juga karma kali yah. Akhirnya aku malah suka beneran sama tuh cowok gebetan baruku itu si Fe.
Terus yang aku rasain, dari SMP (2001) sampai akhir tahun 2007, aku masih suka ngayal, gimana kalau aku berjodoh dengan Fe? Aku menikah dan punya anak, anaknya pasti cakeep banget, secara bapaknya ganteng kayak Teuku Firmansyah, ibunya sendiri seperti.. (ya aku ini hahahahahha… narsisnya kebangetan yah? Ckckck :D)
Sebenernya waktu kelas 3 SMP aku udah mulai pacaran tapi ceritanya backstreet gitu deh supaya nggak ketahuan ibuku, dan mantan pacarku itu adalah tetangganya si Fe ini, aku terima si Yan ini selain aku pengen bikin Fe jealous karena udah pacaran sama temenku sendiri, ah ribet nggak sih? Hahahaha
Yah, pokoknya waktu aku lagi deket dengan si Fe, aku pura-pura sok jual mahal dan malah memanfaatkan dia dengan cara minta dikerjain semua pr-pr sekolahku, mungkin waktu itu dia masih suka, jadinya fine-fine aja aku suruh ini itu. Tapi giliran aku udah mulai suka beneran dan Fe udah mulai males kali ngeladenin aku, ternyata si Fe ini langsung di embat sama temenku sendiri yang diam-diam suka juga udah lama(tapi aku tau banget, temenku ini orang yang nggak mau kalah sama orang lain, padahal dia juga ikut membantu pedekateku sama si Fe..hiks).
Dari lulus SMP, sampai SMA, bahkan sampai lulus dan aku berkerja di Bogor (aku nggak kuliah), aku kadang masih suka ngarep sama si Fe ini, padahal aku sudah punya seseorang disampingku saat masih di SMA maupun setelah aku berkerja.
Oh iya sebelumnya waktu setelah lulus SMA, temen-temenku dirumah yang kebetulan salah satunya adalah tetanggaku yang juga saudara sepupunya si Fe ini, memaksaku buat nembak si Fe ini, alias katakan cinta dan aku di tolaknya oleh Fe dengan alasan yang nggak masuk akal (yah wajar sih, aku ini siapa sih? Dari fisik sama sekali nggak menarik, aku aja yang ke GRan, sok kecantikan tapi aku memang manis kok..huauahauha *yang baca pasti pada muntah!).
Walaupun nggak secara langsung, tapi intinya si Fe menolak dan tau banget, kalau aku bener-bener nggak bisa ngelupain dia sejak dari SMP itu hingga sampai kelulusan SMA. Waktu itu setelah penerimaan ijasah SMA, kami beda sekolah si Fe di SMK, si Fe sering main kerumahku, dan ngasih beberapa foto dia saat memakai seragam SMA, yang hmm…keren lah yah, entah apa maksudnya? Aku sih seneng-seneng aja, buat kenangan-kenangan katanya. Aku nggak ngasih apa-apa ke dia. Walaupun masih ngarep, tapi aku berusaha buat ngelepasin perasaanku itu. Tapi kalau aku boleh GR sih, dari ngeliat tatapan matanya sebenernya si Fe ini kayaknya ada sedikit rasa simpatinya ke aku, sejak dari SMP maupun setelah lulus sekolah. Tapi dia ini kayaknya gengsi banget deh. Huh!
Hingga pada akhirnya *kayak sinetron aja yah ceritanya..hihi, di pertengahan tahun 2008, selama kurun waktu itu dari 2004 lulus SMA sampai 2008 kami tidak ada kabar sama sekali, kami sama-sama meninggalkan Lampung untuk merantau setelah lulus sekolah. Walaupun sama-sama menyimpan kontak telepon dan baru ku tau ternyata Fe kerja di Cimanggis, deket banget kan dengan Cibinong, emang jodoh nggak akan kemana yah?
Eh tapi si Fe tiba-tiba nelpon dan ngasih kabar bahwa dia sudah satu bulan menikah dengan cewek sana. Dia bilang, dia sudah berusaha menghubungiku pas hari H pernikahannya, tapi handphoneku nggak aktif. *Praaannkkk..gelas-gelas jatuh dari tanganku (lebay) padahal waktu si Fe telpon aku lagi di angkot loh..hihihi, ceritanya dramatis sekali, aku sampai bengong dan sampai salah mengirim sms buat mengabarkan lagi ke temen-temen yang lain, yang ternyata malah ke kirim ke nomor pacarku waktu itu (sekarang udah mantan) sampai 3 kali sms. Sampai hampir nangis dan nggak bisa terima gitu aja kok dia si Fe ini menikah bukan denganku? Hilang dong harapanku? Nggak bisa. Pokoknya aku nggak terima. Waktu di telepon pacarku waktu itu, aku malah terisak, orang-orang di angkot ngeliatin semua, dikiranya aku sedih karena ditinggal kawin pacar, padahal emang iya, aku nangis karena di tinggal kawin si Fe..huaaa. (nggak kebayang lah rasanya waktu itu) si mantan pacarku waktu itu jelas marah-marah dong yah, jelas-jelas lagi di telepon pacar tapi aku kok malah nangis-nangis di angkot karena dapet kabar si Fe udah menikah..hahahaha. tapi akhirnya aku malah dinasehatin, bahwa si Fe ini memang bukan jodohku, n mantan pacarku itu juga bukan jodohku ternyata :D
Aku inget banget, waktu di telepon Fe, kita ngobrol hampir satu jam, bercerita semua tentang masa lalu, terus dia ketawa kalau pas ngomongin tingkahku waktu nembak dia..qiqiqi. Terus dia bilang, supaya aku cepat menikah seperti dia. Dia bilang, aku orang pertama yang pengen dia kabarin setelah ijab kabulnya, dia juga berharap waktu itu aku datang di pernikahannya tapi ketika mencoba menelpon, nomorku nggak lagi aktif (tapi aku bersyukur sih dia nggak bisa menghubungiku..hehe kebayang gimana rasanya ngeliat orang yang kita suka dari kecil menikah sama orang lain..ckckc). yang lebih ektrem, hampir saja waktu itu aku telepon dia lagi, bahwa aku nggak rela dia menikah, dan aku juga sudah mengetik satu pesan tentang semua perasaanku ke dia sambil terisak di angkot, tapi untungnya ku cancel, bikin malu aja batinku..haha (untung sadar).
Waktu si Fe menutup telepon, dia bilang, Mell sudah dulu yah aku dipanggil my wife nih..hehe, take care, jaga diri kamu, cepat menikah, aku udah menikah loh sekarang!…huaaaaaa!
Lebay nggak sih? Hehe.
Sampai-sampai temen-temenku yang tau banget kalau aku bisa dibilang cinta mati sama monyet *eh pada saat itu ke Fe, pada khawatir, jangan-jangan aku bakal bunuh diri karena di tinggal kawin? Hueee.. nggak segitunya kaleee.
Dan setelah itu aku sadar, emang nggak boleh terlalu berharap dengan sesuatu, bermimpi boleh tapi jangan ngimpiiii di siang bolong. Bukankah Tuhan sudah mempersiapkan untukku seseorang yang lebih baik dari Fe maupun dari mantan² ku itu? *tapi mungkin seseorang itu masih disimpan, atau aku yang nggak sadar?
Yah sampai sekarang, hubungan silaturahmi ku dengan Fe berjalan baik, dia sudah punya anak, bahkan dia pernah mengajakku berbisnis bareng di bidang usaha yang dia tekuni, dengan mengirimiku pesan di Facebook. Yang aku tau pasti nggak ketauan istrinya, karena yang kulihat si Fe ini tipikal SSTI (suami-suami takut istri..hihi). Yah, aku jelas menolaknya dengan halus..hehe, nggak ah. Nanti ada CLBK lagi, kan gaswat banget kalau sampai terjadi :D.
Hmm..aku jadi menceritakan kisahku ini, karena tadi dia mengirimiku lagi pesan FB, yang membuat aku teringat tentang masa lalu (cinta monyetku).
Begini lah pesan FBnya “Assalamualaikum.Mel apa kabar? Mel mau nanya, kalo inget masa sekolah dulu,jadi kangen sama foto2 di SMP, SMK.. Oh ya Mel kamu masih nyimpen foto ku lagi pake baju putih abu2?. yang lagi habis coret2an..kalo masih ada tolong donk di upload ke Fb ku. Terima kasih.”
Pesan di Facebook itu bener-bener membuatku pengen menulis kisah ini…hehe.
Mungkin dia tiba-tiba kangen masa-masa sekolah dulu kali yah :D. Yang jelas poto yang dia kasih waktu itu udah entah kemana? Pernah sih aku bawa ke Bogor, awal-awal aku hijrah, tapi setelah itu aku minta ibuku menyimpannya .sstt ibuku tau banget loh, tetangga-tetanggaku juga tau loh, temen-temen si Fe ini juga pada tau, kalau nggak ada cowok lain yang aku sukai selain si Fe saat itu. Tapi perasaan itu berhenti dan aku stop setelah aku tau dia menikah. Herannya semua pada mengkhawatirkanku waktu itu…hahaha.
Yoweslah, itu semua masa lalu, mengenang masa lalu itu nggak dilarang, yang terpenting sekarang aku berusaha menjalani hidupku dengan segala kekuranganku dan menjaga hubungan silaturahmi yang sudah terjalin tanpa merusak apapun. Sekarangpun nggak berharap apapun atau memikirkan apapun, kecuali satu kesembuhan sakitku. Amin!
Kalau dikasih pertanyaan, apakah aku masih ngarep sama si Fe ini?
Jawabannya-nggak- karena kita memang berteman baik dari SMP dan sampai sekarang :)